ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PERAN ELIT POLITIK DALAM PROSES PEMEKARAN KABUPATEN KEPULAUAN OBI

Penulis

  • Djono Muin Institut Agama Islam As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara
  • Juma Luange Institut Agama Islam As-Siddiq Kie Raha Maluku Utara

Kata Kunci:

Masyarakat, Elit politik dalam proses Pemekaran Kabupaten Kepulauan Obi.

Abstrak

Masyarakat adalah keseluruhan antara hubungan-hubungan antarmanusia. Robert M. McIver mengatakan: “Masyarakat adalah suatu sistem hubungan-hubungan yang ditata (Society means a system of ordered relations).”Biasanya anggota-anggota masyarakat menghuni suatu wilayah geograis yang mempunyai kebudayaan-kebudayaan dan lembaga -lembaga yang kira-kira sama. Elite politik adalah individu yang memiliki banyak kekuasaan politik dibandingkan dengan yang lain. Yang dimaksud kekuasaan adalah; kekuasaan sebagai kemampuan untuk memengaruhi orang lain, dan kekuasaan sebagai kemampuan untuk memengaruhi perbuatan keputusan kolektif. Mobilitas vertikal politik masyarakat Kepulauan Obi sangat dominan oleh kelompok kepentingan, seperti elit lokal, pengusaha, aktivitis, politisi, birokrat, aktivitis LSM dan media lokal dalam menyuarakan isu - isu perubahan politik dan pembangunan sehingga Kepulauan Obi menjadi salah satu sentral dalam otonomi daerah untuk proses pemekaran yang sesuai dengan regulasi, dari aspek luas wilayah secara administratif penduduk dari sisi studi kelayakan secara politik sangat memenuhi syarat.

Menurut Sugiyono (2017) “Studi kepustakaan berkaitan dengan kajian teoritis dan referensi lain yang berkaitan dengan nilai, budaya dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti, selain itu studi kepustakaan sangat penting dalam melakukan penelitian, hal ini dikarenakan penelitian tidak akan lepas dari literatur-literatur Ilmiah. Dari hasil pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa proses Pemekaran Kabupaten Kepulauan Obi merupakan dorongan atau upaya masyarakat dalam meningkatkan kualitas kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat dan pemeratan infrastruktur pembangunan yang belum memadai dan rentan kendali birokrasi yang lebih pendek. Keinginan kolektif dari masyarakat memberikan legitimasi dasar bagi wacana pembentukan daerah otonom baru. Tanpa aspirasi dari akar rumput, inisatif pemekaran mungkin tidak muncul atau sulit dijustifikasi secara moral dan politis.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdul Chalik, 2017. Pertarungan Elite Dalam Politik Lokal, ISBN: 978-602-229-766-6. Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Aji Deni, 2024. Elite Politik, Demokrasi, & Ketimpangan. ISBN : 978-623-120-437-0. Eureka Media Aksara, Jawa Tengah.

Anthon Fathanudien, 2015). (Natasya Olivia Ningrum, dkk, 2024. Manusia Sebagai Individu, Keluarga, Masyarakat. Volume 2 Nomor 1. E-ISSN 2986-5395.

BPS Kabupaten Halmahera Selatan, 2024. Kecamatan Obi Dalam Angka 2024 ISSN : No Publikasi : 82040.24012.

Hilal Ramdhani, 2020. Dinamika Elite Politik Lokal Mengenai Isu Penguasaan Sumber Daya Ekonomi Dalam Usulan Pemekaran Daerah. Jurnal Academia Praja Volume 3 Nomor 2.

Marlinda Irwanti Poernomo, 2021. Komunikasi Elit Politik. Nizamia Learning Center, Ruko Valencia AA-15Sidoarjo. ISBN 978-623-265-631-4.

Neneng Sobibatu Rohmah, 2018. Elit Dan Pemekaran Daerah; Konflik Antar Elit Dalam Proses Pembentukan Provinsi Banten. ISSN 2442-5958, E-ISSN 2540-8674. Volume.4, Nomor.1.

Shahira Desiamanda, dkk. 2021. Analisis Faktor Pemekaran Nagari Persiapan Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Vol. 3 No. 1, April. E-ISSN : 2721-3730, P-ISSN : 2656-5439.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Yuli Safitri, Anwar Efendi Pane, Elly Warnisyah Harahap, 2023. Analisis Perilaku Politik, Budaya Masyarakat dan Agama diIndonesia. Journal of Education Research, 3(4).

Unduhan

Diterbitkan

17-07-2025

Cara Mengutip

Muin, D., & Luange, J. (2025). ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PERAN ELIT POLITIK DALAM PROSES PEMEKARAN KABUPATEN KEPULAUAN OBI. IQRA: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(2). Diambil dari https://www.jurnal.iai-assiddiq.ac.id/index.php/iqra/article/view/65

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama