DAMPAK PENGGUNAAN GADGET SISWA KELAS IV TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SDN 148 KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
Kata Kunci:
gadget; prestasi belajar; siswa sekolah dasar; pengawasan orang tua; peran sekolah.Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola penggunaan gadget oleh siswa kelas IV, dampak positif dan negatif yang dirasakan dalam pembelajaran, serta peran sekolah dan orang tua dalam pendampingan penggunaan gadget di SDN 148 Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Sumber data utama adalah 25 siswa kelas IV, didukung informasi guru, kepala sekolah, dan orang tua. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, dengan analisis berupa reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan 6 siswa (24%) menggunakan gadget kurang dari dua jam sehari, 11 siswa (44%) selama dua hingga empat jam, dan 8 siswa (32%) lebih dari empat jam. Tujuan penggunaannya didominasi bermain gim (40%), menonton video (28%), dan media sosial (20%), sedangkan belajar (12%). Penggunaan edukatif memberi peluang akses informasi dan pembelajaran mandiri, sementara pemakaian berlebihan dikaitkan dengan gangguan konsentrasi dan berkurangnya waktu belajar. Pengawasan sekolah dan orang tua berperan penting dalam mengarahkan penggunaan yang lebih seimbang. Temuan bersifat deskriptif dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat secara statistik.
Unduhan
Referensi
Habsy, B. A., Pradana, G. P., & Lubis, S. N. (2024). Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pendidikan. Tsaqofah, 5(1), 156–170. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i1.4307
Hsin, C.-T., Li, M.-C., & Tsai, C.-C. (2014). The influence of young children’s use of technology on their learning: A review. Educational Technology & Society, 17(4), 85–99. https://www.jstor.org/stable/jeductechsoci.17.4.85
Imanulhaq, R., & Ichsan, I. (2022). Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7–12 tahun sebagai dasar kebutuhan media pembelajaran. Waniambey: Journal of Islamic Education, 3(2), 126–134. https://doi.org/10.53837/waniambey.v3i2.174
Jamun, Y. M., Ntelok, Z. R. E., & Jediut, M. (2025). Hubungan pemanfaatan smartphone sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Academy of Education Journal. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i2.2755
Nikken, P., & Schols, M. (2015). How and why parents guide the media use of young children. Journal of Child and Family Studies, 24(11), 3423–3435. https://doi.org/10.1007/s10826-015-0144-4
Nofrianni, E., & Subhanadri, S. (2025). Edukasi digital parenting: Dampak gadget dan pengawasan anak usia sekolah dasar. Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 33–38. https://doi.org/10.63461/padimaya.v12.154
Rahmawati, S., Andika, E. S., & Budiarto, M. K. (2022). Peluang pemanfaatan aplikasi dan media pembelajaran berbasis teknologi sebagai inovasi pembelajaran di era digital. Educatio, 17(1), 1–11. https://doi.org/10.29408/edc.v17i1.4729
Supartini, Y., Martiana, P. D., & Sulastri, T. (2021). Dampak kecanduan smartphone terhadap kualitas tidur siswa SMP. JKEP, 6(1), 69–85. https://doi.org/10.32668/jkep.v6i1.463
Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2018). Associations between screen time and lower psychological well-being among children and adolescents: Evidence from a population-based study. Preventive Medicine Reports, 12, 271–283. https://doi.org/10.1016/j.pmedr.2018.10.003
Domoff, S. E., Radesky, J. S., Harrison, K., Riley, H., Lumeng, J. C., & Miller, A. L. (2019). A naturalistic study of child and family screen media and mobile device use. Journal of Child and Family Studies, 28, 401–410. https://doi.org/10.1007/s10826-018-1275-1
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lestari S. Nurtaba

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




